Yamaha Vixion, salah satu motor sport andalan Yamaha di Indonesia, telah mengalami beberapa kali perubahan dari generasi ke generasi. Salah satu perubahan yang cukup mencolok adalah pada bagian shock depan. Artikel ini akan mengulas secara detail perbedaan shock depan Vixion old (generasi lama) dan Vixion new (generasi baru).
Konstruksi Shock
Perbedaan utama antara shock depan Vixion old dan new terletak pada konstruksinya. Vixion old menggunakan shock depan teleskopik konvensional, sedangkan Vixion new menggunakan shock depan model upside down (USD).
Shock depan teleskopik konvensional memiliki tabung luar yang diam dan tabung dalam yang bergerak naik turun. Sedangkan shock depan USD memiliki tabung luar yang bergerak naik turun dan tabung dalam yang diam.
Konstruksi USD memberikan beberapa keunggulan dibandingkan teleskopik konvensional, di antaranya:
- Kekakuan yang lebih tinggi, sehingga lebih stabil saat melibas tikungan atau melakukan pengereman mendadak.
- Bobot yang lebih ringan, sehingga mengurangi beban pada bagian depan motor.
- Performa peredaman yang lebih baik, sehingga lebih nyaman dikendarai di berbagai kondisi jalan.
Ukuran dan Dimensi
Selain konstruksi, terdapat juga perbedaan ukuran dan dimensi shock depan Vixion old dan new.
- Vixion Old: Diameter tabung luar: 33 mm, Panjang stroke: 120 mm
- Vixion New: Diameter tabung luar: 41 mm, Panjang stroke: 130 mm
Shock depan Vixion new memiliki diameter tabung luar yang lebih besar yaitu 41 mm, dibandingkan 33 mm pada Vixion old. Diameter tabung yang lebih besar ini memberikan kekakuan yang lebih tinggi.
Panjang stroke pada shock depan Vixion new juga lebih panjang, yaitu 130 mm dibandingkan 120 mm pada Vixion old. Panjang stroke yang lebih panjang memungkinkan suspensi bekerja lebih maksimal, sehingga lebih nyaman saat melewati jalan bergelombang atau berlubang.
Spesifikasi Teknis
Berikut adalah tabel spesifikasi teknis shock depan Vixion old dan new:
| Fitur | Vixion Old | Vixion New |
|---|---|---|
| Tipe | Teleskopik Konvensional | Upside Down (USD) |
| Diameter Tabung Luar | 33 mm | 41 mm |
| Panjang Stroke | 120 mm | 130 mm |
| Penyetel Beban Muat | Manual | Hidrolik |
| Penyetel Redaman | Manual | Tidak Ada |
Vixion new dilengkapi dengan penyetel beban muat hidrolik, yang memungkinkan pengendara menyesuaikan kekerasan suspensi sesuai dengan kebutuhan dan beban yang dibawa. Sedangkan Vixion old hanya memiliki penyetel beban muat manual.
Selain itu, shock depan Vixion new tidak memiliki penyetel redaman, sehingga pengendara tidak dapat mengatur tingkat redaman suspensi.
Harga dan Ketersediaan
Harga shock depan Vixion old dan new juga berbeda. Shock depan Vixion old biasanya dijual dengan kisaran harga Rp 500.000 – Rp 700.000, sedangkan shock depan Vixion new dijual dengan kisaran harga Rp 1.000.000 – Rp 1.500.000.
Shock depan Vixion old masih mudah ditemukan di pasaran, baik di bengkel resmi maupun toko onderdil. Namun, shock depan Vixion new hanya tersedia di bengkel resmi Yamaha.
Kesimpulan
Perbedaan shock depan Vixion old dan new cukup signifikan, baik dari segi konstruksi, ukuran, maupun spesifikasi teknis. Shock depan Vixion new menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan Vixion old, seperti kekakuan yang lebih tinggi, bobot yang lebih ringan, dan performa peredaman yang lebih baik.
Namun, perbedaan ini juga berdampak pada harga, di mana shock depan Vixion new dijual lebih mahal dibandingkan Vixion old. Pengendara dapat mempertimbangkan perbedaan ini saat memilih shock depan yang sesuai dengan kebutuhan dan budget mereka.


Close



