Pendahuluan
Bagi pemilik motor Yamaha Aerox yang gemar melakukan modifikasi, penggunaan treker magnet bisa menjadi solusi praktis untuk mengganti rotor atau stator pengapian. Alat ini berfungsi melepaskan dan memasang baut yang menghubungkan kedua komponen tersebut. Ukuran treker magnet Aerox yang tepat menjadi kunci untuk kemudahan dan keamanan saat melakukan proses penggantian. Artikel ini akan mengupas tuntas tentang ukuran treker magnet yang sesuai untuk Aerox, agar kamu tidak salah pilih dan modifikasi berjalan mulus.
Ukuran Treker Magnet Aerox
Treker magnet Aerox memiliki ukuran khusus yang disesuaikan dengan spesifikasi baut yang digunakan pada rotor dan stator pengapian motor tersebut. Berikut adalah ukuran treker magnet Aerox yang perlu kamu ketahui:
- Diameter Dalam: 35 mm
- Diameter Luar: 48 mm
- Tinggi: 18 mm
- Jumlah Lubang Sekrup: 6 lubang
- Ukuran Baut Sekrup: M6
Perhatikan bahwa ukuran-ukuran ini adalah standar untuk treker magnet Aerox asli Yamaha. Jika kamu menggunakan treker magnet dari produsen aftermarket, pastikan untuk memeriksa kompatibilitas ukuran dengan spesifikasi motor kamu.
Jenis Treker Magnet Aerox
Ada dua jenis treker magnet Aerox yang tersedia di pasaran, yaitu tipe standar dan tipe universal.
- Tipe Standar: Sesuai dengan ukuran dan spesifikasi yang disebutkan di atas, treker magnet tipe standar dirancang khusus untuk Aerox dan memberikan kecocokan yang tepat.
- Tipe Universal: Memiliki ukuran yang lebih fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai jenis motor. Namun, disarankan untuk memilih treker magnet tipe standar untuk Aerox agar memastikan kecocokan yang optimal.
Cara Menggunakan Treker Magnet Aerox
Setelah memiliki treker magnet yang sesuai, berikut adalah langkah-langkah menggunakannya pada Aerox:
- Lepaskan penutup pengapian: Gunakan kunci pas atau obeng untuk melepaskan baut yang menahan penutup pengapian.
- Pasang treker magnet: Posisikan treker magnet pada baut rotor pengapian dan kencangkan baut sekrup pada lubang-lubang yang tersedia.
- Gunakan kunci pas atau kunci inggris: Putar kunci pas atau kunci inggris berlawanan arah jarum jam untuk melonggarkan baut rotor pengapian.
- Lepaskan rotor pengapian: Setelah baut longgar, tarik rotor pengapian secara perlahan hingga terlepas dari stator pengapian.
- Ganti stator atau rotor pengapian: Jika perlu, ganti stator atau rotor pengapian dengan yang baru.
- Pasang kembali rotor pengapian: Posisikan rotor pengapian yang baru pada stator pengapian dan pasang bautnya.
- Kencangkan baut rotor pengapian: Gunakan treker magnet dan kunci pas atau kunci inggris untuk mengencangkan baut rotor pengapian searah jarum jam.
- Pasang kembali penutup pengapian: Pasang penutup pengapian dan kencangkan bautnya.
Tips Memilih Treker Magnet Aerox
Dalam memilih treker magnet Aerox, perhatikan beberapa tips berikut:
- Pilih treker magnet yang sesuai ukuran: Pastikan treker magnet memiliki ukuran diameter dalam, diameter luar, dan tinggi yang sesuai dengan spesifikasi Aerox.
- Pilih treker magnet yang berkualitas: Gunakan treker magnet yang terbuat dari bahan berkualitas tinggi dan tidak mudah rusak saat digunakan.
- Sesuaikan dengan kebutuhan: Jika kamu sering melakukan modifikasi pada Aerox, disarankan memilih treker magnet tipe standar untuk memastikan kecocokan yang tepat.
- Perhatikan harga: Treker magnet Aerox tersedia dengan harga bervariasi. Sesuaikan pilihan dengan anggaran kamu, tetapi tetap prioritaskan kualitas.
Kesimpulan
Mengetahui ukuran treker magnet Aerox yang tepat sangat penting untuk proses modifikasi yang mudah dan aman. Dengan memilih treker magnet sesuai spesifikasi dan mengikuti langkah penggunaan yang benar, kamu dapat mengganti rotor atau stator pengapian Aerox dengan mudah. Modifikasi motor jadi semakin praktis dan memuaskan!


Close



