Berat Distarter? Ini Penyebab Mesin Diesel Kamu Macet!

Hadi Saputra

Jakarta – Mesin diesel dikenal sebagai salah satu jenis mesin yang tangguh dan andal. Namun, tak jarang pengguna mesin diesel dihadapkan dengan masalah kesulitan saat menghidupkan mesin, alias berat distarter.

Masalah ini tentu sangat menjengkelkan, apalagi jika terjadi pada saat-saat genting. Jangan panik, ada beberapa penyebab umum yang dapat membuat mesin diesel berat distarter. Simak ulasannya berikut ini:

1. Masalah pada Sistem Bahan Bakar

Masalah pada sistem bahan bakar merupakan salah satu penyebab utama mesin diesel sulit dihidupkan. Berikut detailnya:

  • Pompa Bahan Bakar Rusak: Pompa bahan bakar berfungsi memompa bahan bakar dari tangki ke injektor. Jika pompa rusak, pasokan bahan bakar ke mesin akan terhambat, sehingga mesin sulit distarter.
  • Filter Bahan Bakar Tersumbat: Filter bahan bakar berfungsi menyaring kotoran dan partikel dari bahan bakar. Ketika filter tersumbat, aliran bahan bakar terhambat dan dapat menyebabkan masalah distarter.
  • Injektor Rusak: Injektor berfungsi menyemprotkan bahan bakar ke dalam ruang bakar. Jika injektor rusak, semprotan bahan bakar tidak optimal, sehingga mesin sulit dihidupkan.
  • Kebocoran Bahan Bakar: Kebocoran pada sistem bahan bakar dapat menyebabkan masuknya udara ke dalam saluran bahan bakar. Udara tersebut dapat mengganggu aliran bahan bakar dan membuat mesin sulit distarter.

2. Masalah pada Sistem Pengapian

Sistem pengapian yang tidak berfungsi dengan baik juga dapat menyebabkan mesin diesel berat distarter. Berikut penyebabnya:

  • Busi Rusak: Busi menghasilkan percikan api yang memicu pembakaran bahan bakar. Jika busi rusak, percikan api tidak dihasilkan, sehingga pembakaran tidak terjadi dan mesin tidak dapat distarter.
  • Koil Pengapian Rusak: Koil pengapian berfungsi menghasilkan tegangan tinggi untuk busi. Jika koil rusak, tegangan tinggi tidak dihasilkan, sehingga tidak ada percikan api dan mesin sulit dihidupkan.
  • Kabel Busi Rusak: Kabel busi berfungsi menghantarkan tegangan tinggi dari koil ke busi. Jika kabel rusak, tegangan tidak sampai ke busi dan pembakaran tidak terjadi.
  • Modul Pengapian Rusak: Modul pengapian mengontrol seluruh sistem pengapian. Jika modul rusak, sistem pengapian tidak dapat berfungsi dengan baik dan mesin sulit distarter.
BACA JUGA  Mio GT Ngambek? Jangan Panik, Berikut Solusi Jitu Menanganinya

3. Masalah pada Sistem Starter

Sistem starter bertugas memutar mesin pada saat distarter. Jika ada masalah pada sistem ini, mesin diesel bisa jadi sulit dihidupkan. Berikut penyebabnya:

  • Motor Starter Rusak: Motor starter berfungsi memutar mesin pada saat distarter. Jika motor rusak, tenaga putaran yang dihasilkan tidak cukup untuk menghidupkan mesin.
  • Bendik Rusak: Bendik berfungsi menghubungkan motor starter dengan roda gigi mesin. Jika bendik rusak, motor starter tidak dapat memutar mesin.
  • Relay Starter Rusak: Relay starter berfungsi memberikan arus listrik ke motor starter. Jika relay rusak, motor starter tidak mendapat arus listrik dan mesin sulit distarter.

4. Masalah pada Kompresi Mesin

Kompresi yang rendah dapat membuat mesin diesel sulit dihidupkan. Berikut penyebabnya:

  • Ring Piston Aus: Ring piston berfungsi mencegah kebocoran gas di dalam ruang bakar. Jika ring aus, kebocoran dapat terjadi, sehingga kompresi mesin berkurang dan mesin sulit distarter.
  • Katup Bocor: Katup berfungsi mengatur masuk dan keluarnya udara dan gas dari ruang bakar. Jika katup bocor, kompresi mesin dapat berkurang dan mesin sulit dihidupkan.
  • Cylinder Liner Aus: Cylinder liner merupakan tempat piston bergerak. Jika cylinder liner aus, kebocoran gas dapat terjadi, sehingga kompresi mesin berkurang dan mesin sulit distarter.

5. Masalah pada Sistem Elektronik

Mesin diesel modern dilengkapi dengan berbagai sistem elektronik yang mendukung pengoperasian mesin. Jika ada masalah pada sistem elektronik ini, mesin diesel bisa jadi sulit dihidupkan. Berikut penyebabnya:

  • Sensor Rusak: Sensor seperti sensor tekanan bahan bakar atau sensor posisi camshaft berfungsi memberikan data penting untuk sistem kontrol mesin. Jika sensor rusak, data yang diberikan tidak akurat, sehingga mesin sulit distarter.
  • Module Kontrol Mesin Rusak: Module kontrol mesin (ECM) berfungsi mengontrol seluruh sistem mesin. Jika ECM rusak, sistem mesin tidak dapat berfungsi dengan baik dan mesin sulit distarter.
  • Kabel Wiring Rusak: Kabel wiring berfungsi menghubungkan seluruh komponen elektronik dalam sistem mesin. Jika kabel rusak, komunikasi antar komponen terputus dan mesin sulit distarter.
BACA JUGA  Oli Mesin Meler dari Stik Oli? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Mesin Diesel Berat Distarter

Setelah mengetahui penyebab mesin diesel berat distarter, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya:

  • Periksa Sistem Bahan Bakar: Periksa pompa bahan bakar, filter bahan bakar, injektor, dan saluran bahan bakar. Jika ditemukan kerusakan, segera lakukan perbaikan atau penggantian.
  • Periksa Sistem Pengapian: Periksa busi, koil pengapian, kabel busi, dan modul pengapian. Jika ditemukan kerusakan, segera lakukan perbaikan atau penggantian.
  • Periksa Sistem Starter: Periksa motor starter, bendik, dan relay starter. Jika ditemukan kerusakan, segera lakukan perbaikan atau penggantian.
  • Periksa Kompresi Mesin: Jika diduga ada masalah pada kompresi, lakukan tes kompresi. Jika ditemukan kompresi rendah, lakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menemukan penyebabnya, seperti ausnya ring piston atau kebocoran katup.
  • Periksa Sistem Elektronik: Jika diduga ada masalah pada sistem elektronik, lakukan pemeriksaan menggunakan alat diagnostik. Jika ditemukan kerusakan, segera lakukan perbaikan atau penggantian sesuai dengan kode kesalahan yang terdeteksi.

Kesimpulan

Mesin diesel berat distarter dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah pada sistem bahan bakar hingga masalah pada sistem elektronik. Dengan memahami penyebab-penyebab tersebut, kita dapat melakukan langkah-langkah perbaikan yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Jika masalah berlanjut, disarankan untuk membawa kendaraan ke bengkel resmi untuk mendapatkan penanganan yang lebih komprehensif.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer