Ukuran Treker Magnet Aerox: Panduan Lengkap untuk Pemilik Motor

Hadi Saputra

Kepemilikan motor Aerox tentunya membutuhkan perawatan berkala agar performa dan keawetannya tetap terjaga. Salah satu komponen penting yang perlu diperhatikan adalah treker magnet. Treker ini berfungsi untuk memegang magnet rotor yang terletak pada sistem pengapian mesin. Tanpa treker magnet yang sesuai, sistem pengapian tidak dapat berfungsi dengan baik dan mempengaruhi kinerja motor.

Namun, menentukan ukuran treker magnet Aerox yang tepat bisa menjadi tantangan bagi pemilik motor yang tidak berpengalaman. Artikel ini akan menyajikan panduan lengkap tentang ukuran treker magnet Aerox, mulai dari jenis-jenis treker hingga cara memilih ukuran yang sesuai dengan tipe motor Anda.

Jenis-Jenis Treker Magnet Aerox

Terdapat dua jenis treker magnet yang umum digunakan pada motor Aerox, yaitu:

  • Treker Magnet Manual: Treker jenis ini memiliki tiga kaki yang dapat disesuaikan secara manual menggunakan baut. Kaki-kaki tersebut berfungsi mencengkeram magnet rotor dan menahannya pada posisi yang tepat.
  • Treker Magnet Hidrolik: Berbeda dengan treker manual, treker hidrolik menggunakan tekanan hidrolik untuk menjepit magnet rotor. Cara ini lebih praktis dan efisien karena tidak memerlukan penyesuaian manual.

Ukuran Treker Magnet Aerox

Setiap tipe motor Aerox memiliki ukuran treker magnet yang berbeda-beda. Berikut adalah tabel ukuran treker magnet Aerox yang tersedia di pasaran:

Tipe Aerox Ukuran Treker Magnet
Aerox 125 LC M20 x 1,5 mm
Aerox 155 LC M22 x 1,5 mm
Aerox 155 VVA M22 x 1,5 mm

Cara Memilih Ukuran Treker Magnet Aerox yang Tepat

Memilih ukuran treker magnet yang tepat sangat penting untuk memastikan sistem pengapian motor bekerja optimal. Berikut adalah cara memilih ukuran treker magnet yang sesuai dengan tipe motor Aerox Anda:

  1. Identifikasi Tipe Motor: Tentukan tipe motor Aerox yang Anda miliki, apakah 125 LC, 155 LC, atau 155 VVA.
  2. Sesuaikan dengan Tabel: Periksa tabel ukuran treker magnet di atas dan temukan ukuran yang sesuai dengan tipe motor Anda.
  3. Mengukur Ulir: Ukur diameter dan jarak ulir pada poros engkol di mana treker magnet akan dipasang.
  4. Pastikan Kecocokan: Pastikan ukuran treker magnet yang Anda pilih cocok dengan diameter dan jarak ulir poros engkol.
BACA JUGA  Apakah Honda Scoopy 2012 Sudah Menggunakan Sistem Injeksi?

Risiko Menggunakan Ukuran Treker Magnet yang Salah

Menggunakan ukuran treker magnet yang salah dapat menyebabkan masalah pada sistem pengapian motor, seperti:

  • Kerusakan Magnet Rotor: Ukuran treker magnet yang terlalu besar dapat merusak magnet rotor karena tekanan yang berlebihan.
  • Pengapian Tidak Stabil: Ukuran treker magnet yang terlalu kecil dapat menyebabkan magnet rotor bergeser, sehingga mempengaruhi stabilitas pengapian.
  • Kinerja Mesin Menurun: Pengapian yang tidak stabil akibat ukuran treker magnet yang salah dapat berdampak negatif pada kinerja mesin.

Tips Memasang Treker Magnet Aerox

Setelah memilih ukuran treker magnet yang tepat, berikut adalah beberapa tips untuk memasangnya dengan benar:

  • Gunakan Pelumas: Oleskan sedikit pelumas pada ulir treker magnet untuk memudahkan pemasangan.
  • Pasang dengan Rapi: Pasang treker magnet dengan hati-hati dan pastikan kaki-kakinya mencengkeram magnet rotor secara merata.
  • Kencangkan dengan Torsi: Kencangkan baut treker magnet dengan torsi yang sesuai untuk memastikan posisinya terkunci dengan baik.

Kesimpulan

Ukuran treker magnet Aerox memegang peranan penting dalam memastikan sistem pengapian motor berfungsi dengan baik. Dengan memilih ukuran treker magnet yang tepat, Anda dapat mencegah masalah pengapian dan menjaga performa motor tetap optimal. Selalu perhatikan rekomendasi ukuran yang sesuai dengan tipe motor Anda dan lakukan pemasangan dengan benar untuk menghindari kerusakan dan masalah pada sistem pengapian.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer