Jupiter Z Oversize 50: Bongkar Rahasia Kenaikan Tenaga dan Kapasitas Mesin

Hadi Saputra

Yamaha Jupiter Z, motor bebek legendaris yang telah mengaspal di Indonesia sejak 1996, memiliki varian dengan kapasitas mesin yang lebih besar, yaitu Jupiter Z Oversize 50. Motor ini menawarkan peningkatan performa dan kapasitas mesin yang signifikan dibandingkan varian Jupiter Z standar. Artikel ini akan mengupas tuntas berapa cc kenaikan mesin Jupiter Z Oversize 50 dan faktor-faktor yang memengaruhi perubahan tersebut.

Kapasitas Mesin Naik 13 cc

Jupiter Z Oversize 50 mengalami kenaikan kapasitas mesin sebesar 13 cc dibandingkan Jupiter Z standar. Varian standar memiliki kapasitas mesin 113,7 cc, sedangkan varian Oversize 50 kapasitasnya mencapai 126,7 cc. Peningkatan kapasitas mesin ini dicapai melalui beberapa modifikasi pada komponen mesin.

Modifikasi pada Bore dan Stroke

Perubahan utama yang dilakukan pada mesin Jupiter Z Oversize 50 terletak pada bore dan stroke. Bore, atau diameter piston, diperbesar dari 54 mm pada Jupiter Z standar menjadi 55 mm pada varian Oversize 50. Sementara itu, stroke, atau jarak pergerakan piston, tetap sama, yaitu 58,6 mm. Kombinasi peningkatan bore dan stroke yang sama menghasilkan kenaikan kapasitas mesin sebesar 13 cc.

Rasio Kompresi Tetap Sama

Meski kapasitas mesin meningkat, rasio kompresi Jupiter Z Oversize 50 tetap sama dengan varian standar, yaitu 9,3:1. Rasio kompresi ini sangat penting karena memengaruhi efisiensi bahan bakar dan tenaga yang dihasilkan mesin.

Tenaga Naik 1,2 PS

Kenaikan kapasitas mesin juga membawa peningkatan tenaga pada Jupiter Z Oversize 50. Tenaga motor ini naik dari 9,0 PS pada Jupiter Z standar menjadi 10,2 PS pada varian Oversize 50. Peningkatan tenaga ini berkat kombinasi peningkatan kapasitas mesin, bore yang lebih besar, dan pengoptimalan sistem pembakaran.

BACA JUGA  Penyebab Karburator Brebet di Putaran Tengah

Torsi Meningkat Signifikan

Selain tenaga, torsi Jupiter Z Oversize 50 juga mengalami peningkatan yang signifikan. Torsi motor ini naik dari 10,1 Nm pada Jupiter Z standar menjadi 11,3 Nm pada varian Oversize 50. Torsi yang lebih besar memungkinkan motor memiliki tarikan yang lebih kuat pada putaran mesin rendah, sehingga lebih responsif saat berakselerasi.

Faktor Lain yang Memengaruhi Kenaikan Kapasitas Mesin

Selain modifikasi pada komponen mesin, ada beberapa faktor lain yang juga berkontribusi pada kenaikan kapasitas mesin Jupiter Z Oversize 50.

  • Lubang Buang Piston Lebih Lebar:
    Modifikasi ini memperlancar aliran gas buang dari ruang bakar, sehingga meningkatkan efisiensi pembakaran dan meningkatkan tenaga.

  • Sistem Injeksi yang Disempurnakan:
    Jupiter Z Oversize 50 menggunakan sistem injeksi bahan bakar yang disempurnakan, sehingga lebih presisi dalam menyuplai bahan bakar ke mesin. Hal ini berdampak pada peningkatan tenaga dan efisiensi bahan bakar.

  • Sistem Pendingin yang Optimal:
    Motor ini dilengkapi dengan sistem pendingin yang lebih optimal, yang membantu menjaga suhu mesin tetap stabil. Hal ini memastikan kinerja mesin yang optimal dan meningkatkan daya tahan.

Kesimpulan

Yamaha Jupiter Z Oversize 50 mengalami kenaikan kapasitas mesin sebesar 13 cc dibandingkan varian standar, berkat modifikasi pada bore dan stroke. Peningkatan kapasitas mesin ini menghasilkan peningkatan tenaga sebesar 1,2 PS dan torsi sebesar 1,2 Nm. Selain itu, faktor-faktor lain seperti modifikasi komponen mesin dan sistem pendukung juga berkontribusi pada peningkatan performa Jupiter Z Oversize 50.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer