Yamaha Vixion, motor sport yang kondang di Indonesia, hadir dalam dua generasi berbeda, yakni Vixion "old" dan "new". Selain tampilan, kedua generasi motor ini juga membawa sejumlah perbedaan pada komponen lain, salah satunya shock depan.
Jika Anda ingin mengetahui perbedaan mendasar shock depan Vixion old dan new, simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Perbedaan Panjang dan Diameter
Shock depan merupakan salah satu komponen penting dalam motor. Fungsinya tak hanya untuk meredam getaran, tapi juga memengaruhi stabilitas dan kenyamanan berkendara.
Salah satu perbedaan paling kentara antara shock depan Vixion old dan new adalah panjang dan diameternya. Shock depan Vixion old memiliki panjang sekitar 690 mm, sedangkan yang baru lebih panjang sekitar 700 mm.
Selain itu, diameter shock depan Vixion new juga lebih besar, yakni 33 mm dibandingkan yang old yang berdiameter 31 mm. Perbedaan ini membuat Vixion new memiliki ground clearance yang lebih tinggi dan stabilitas yang lebih baik saat melewati jalanan bergelombang.
Perbedaan Konstruksi Dalam
Perbedaan shock depan Vixion old dan new tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga pada konstruksi dalamnya. Shock depan Vixion old menggunakan sistem teleskopik dengan peredam single action, sedangkan yang new menggunakan sistem upside-down (USD) dengan peredam twin-tube.
Sistem USD lebih canggih dari teleskopik, karena menempatkan tabung peredam di atas dan garpu di bawah. Hal ini menghasilkan bobot yang lebih ringan, kekakuan yang lebih baik, dan stabilitas yang lebih tinggi.
Selain itu, peredam twin-tube pada shock depan Vixion new lebih efektif dalam meredam getaran dibandingkan single action, sehingga menghasilkan kenyamanan berkendara yang lebih baik.
Perbedaan Sistem Penyetelan
Shock depan Vixion old dan new memiliki sistem penyetelan yang berbeda. Vixion old hanya memiliki setelan preload, sedangkan Vixion new memiliki setelan preload, kompresi, dan rebound.
Setelan preload berguna untuk menyesuaikan kekerasan per sesuai dengan bobot pengendara dan beban yang dibawa. Setelan kompresi berfungsi untuk mengatur kecepatan pemakaian peredam saat shock depan terkompresi, sedangkan rebound mengatur kecepatan kembalinya shock depan setelah terkompresi.
Dengan sistem penyetelan yang lebih lengkap, Vixion new memungkinkan pengendara untuk menyesuaikan shock depan sesuai dengan preferensi dan kebutuhan berkendara yang lebih personal.
Perbedaan Harga
Perbedaan kualitas dan fitur antara shock depan Vixion old dan new tentu saja berimbas pada harga. Shock depan Vixion new umumnya lebih mahal dibandingkan yang old.
Harga shock depan Vixion new original berkisar antara Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta, tergantung pada merek dan tipe yang dipilih. Sementara itu, shock depan Vixion old original bisa didapatkan dengan harga sekitar Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta.
Kesimpulan
Perbedaan shock depan Vixion old dan new cukup signifikan, baik dari segi fisik, konstruksi, sistem penyetelan, hingga harga. Vixion new memiliki shock depan yang lebih panjang, diameter lebih besar, konstruksi lebih canggih, dan sistem penyetelan lebih lengkap.
Meskipun memiliki harga yang lebih mahal, shock depan Vixion new menawarkan stabilitas, kenyamanan, dan performa berkendara yang lebih baik dibandingkan dengan Vixion old. Pilihan antara kedua generasi shock depan ini tergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing pengendara.


Close



