Bongkar Rahasia! Per CVT Ori Aerox, Rahasia Performa Akselerasi yang Dahsyat

Hadi Saputra

Jakarta – Yamaha Aerox 155 Connected ABS merupakan skutik sporty yang dibekali mesin berkapasitas 155 cc bertenaga besar dan irit bahan bakar. Selain itu, Aerox juga terkenal dengan akselerasinya yang responsif, berkat dukungan komposisi per CVT bawaan pabrik yang dirancang khusus.

Per CVT (Continuous Variable Transmission) berfungsi sebagai penghubung antara mesin dan roda, membantu mengatur rasio putaran dengan memanfaatkan dua puli yang terhubung dengan sabuk. Komponen ini memegang peran penting dalam menyalurkan tenaga mesin ke roda secara optimal, sehingga berdampak langsung pada performa akselerasi dan tarikan motor.

Komposisi Per CVT Ori Aerox

Per CVT orisinal Yamaha Aerox 155 Connected ABS terdiri dari tiga buah per dengan warna dan ukuran yang berbeda, yakni:

  • Per CVT Kuning: Memiliki tingkat kekerasan paling tinggi, berfungsi menahan bobot roller dan menekan pulley belakang.
  • Per CVT Hijau: Berfungsi sebagai perantara, menahan bobot roller dan menekan pulley belakang.
  • Per CVT Biru: Memiliki tingkat kekerasan paling rendah, berfungsi menahan bobot roller dan menekan pulley belakang.

Spesifikasi Per CVT Ori Aerox

Setiap per CVT memiliki spesifikasi dimensi dan tingkat kekerasan yang berbeda. Berikut detail spesifikasi per CVT ori Aerox:

Jenis Per Diameter Luar (mm) Lebar (mm) Tebal (mm) Tingkat Kekerasan
Kuning 49,8 13,2 10,8 1.800 N/m
Hijau 49,8 13,2 9,8 1.600 N/m
Biru 51,8 13,2 9,5 1.400 N/m

RPM Ideal untuk Per CVT Ori Aerox

Rpm (rounds per minute) adalah satuan yang menunjukkan jumlah putaran yang dilakukan poros engkol mesin dalam satu menit. Rentang rpm ideal untuk per CVT ori Aerox berada pada kisaran berikut:

  • RPM Idle: 1.800 – 2.000
  • RPM Start: 3.000 – 3.500
  • RPM Akselerasi: 4.000 – 5.500
  • RPM Cruise: 4.500 – 5.000
  • RPM Top Speed: 6.000 – 7.000
BACA JUGA  Bongkar Tuntas! Ini Dia Arti Warna Kabel Spul Supra X 125: Jangan Sampai Salah Paham, Bahaya Mengancam!

Faktor yang Mempengaruhi RPM Per CVT

Selain kualitas per CVT, beberapa faktor lain juga dapat mempengaruhi rpm per CVT, antara lain:

  • Bobot Roller: Semakin berat bobot roller, semakin tinggi rpm pada saat start dan akselerasi.
  • Lebar Jalur Roller: Jalur roller yang lebih lebar memungkinkan rpm lebih tinggi pada akselerasi.
  • Sudut Rampu Pulley: Sudut rampu pulley yang lebih curam menghasilkan rpm yang lebih tinggi pada saat start.

Efek Modifikasi Per CVT

Modifikasi per CVT dapat dilakukan untuk menyesuaikan dengan karakter berkendara dan kebutuhan masing-masing pengguna. Namun, perlu diingat bahwa modifikasi yang tidak tepat dapat berdampak negatif pada performa mesin dan komponen CVT.

Tips Merawat Per CVT

Untuk menjaga performa dan umur per CVT, berikut beberapa tips perawatan yang dapat dilakukan:

  • Ganti per CVT secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan atau ketika sudah terasa ada penurunan performa.
  • Bersihkan komponen CVT secara teratur dari kotoran dan debu.
  • Gunakan pelumas khusus untuk CVT untuk menjaga kelancaran dan mencegah keausan.
  • Hindari berkendara secara ekstrem yang dapat membebani komponen CVT.

    Dengan memahami spesifikasi, rpm ideal, dan faktor yang mempengaruhi performa per CVT, pengguna Yamaha Aerox 155 Connected ABS dapat memaksimalkan potensi akselerasi dan performa terbaik motor mereka.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer