Pendahuluan
Radiator merupakan komponen penting pada sepeda motor yang berfungsi menjaga suhu mesin tetap optimal. Salah satu faktor yang menentukan kinerja radiator adalah kapasitas dan jenis cairan yang digunakan. Bagi pemilik Yamaha Vixion, mengetahui isi radiator sangat penting untuk perawatan yang optimal. Artikel ini akan mengupas tuntas kapasitas radiator Vixion, jenis cairan yang dianjurkan, dan tips penggantian cairan radiator.
Kapasitas Radiator Vixion
Kapasitas radiator Yamaha Vixion bervariasi tergantung pada tahun produksi dan tipe motornya. Berikut rinciannya:
- Vixion Lama (2007-2012): 0,8 liter
- Vixion New (2012-2014): 1,0 liter
- Vixion Advance (2014-2017): 1,0 liter
- Vixion R (2017-sekarang): 1,0 liter
Jenis Cairan Radiator Vixion
Cairan radiator Vixion menggunakan jenis cairan coolant yang diformulasikan khusus untuk sepeda motor. Cairan ini berfungsi sebagai zat pendingin, anti beku, dan anti karat. Pabrikan Yamaha merekomendasikan penggunaan cairan coolant Yamaha Genuine Parts (YGP) yang telah memenuhi standar pabrikan.
Selain cairan coolant YGP, terdapat beberapa pilihan merek lain yang juga berkualitas, seperti:
- Motul Motocool Expert
- Prestone Coolant
- Castrol Radicool
- Shell Advance Coolant
Tips Penggantian Cairan Radiator Vixion
Penggantian cairan radiator Vixion disarankan dilakukan secara berkala, yaitu setiap 2 tahun atau 20.000 km. Berikut adalah langkah-langkah penggantian cairan radiator:
- Siapkan peralatan: Siapkan obeng, kunci pas, tang, ember, dan kain lap.
- Dinginkan mesin: Pastikan mesin motor dalam keadaan dingin untuk menghindari risiko terbakar.
- Buang cairan lama: Buka baut pembuangan di bagian bawah radiator dan tampung cairan lama ke dalam ember.
- Bilas radiator: Tuangkan air bersih atau cairan radiator khusus ke dalam radiator untuk membilas sisa-sisa cairan lama. Ulangi proses pembilasan hingga air keluar bersih.
- Tutup baut pembuangan: Setelah pembilasan selesai, tutup baut pembuangan dengan rapat.
- Isi cairan baru: Tuangkan cairan radiator baru sesuai dengan kapasitas radiator.
- Buang udara: Nyalakan mesin motor dan biarkan radiator bekerja selama beberapa menit. Tekan selang radiator dengan tangan untuk mengeluarkan udara yang terperangkap.
- Tambahkan cairan: Setelah udara keluar, periksa kembali level cairan radiator. Tambahkan cairan jika diperlukan.
- Tutup radiator: Tutup radiator dengan rapat dan pastikan tidak ada kebocoran.
Kesimpulan
Kapasitas radiator Vixion bervariasi tergantung pada tahun produksi dan tipe motornya. Pemilihan cairan radiator yang tepat dan penggantian secara berkala sangat penting untuk menjaga suhu mesin tetap optimal dan memperpanjang umur radiator. Dengan mengikuti tips penggantian yang benar, pemilik Yamaha Vixion dapat melakukan perawatan radiator secara mandiri dengan mudah dan menjaga performa motornya tetap prima.


Close



