Jakarta – Yamaha Aerox 155 menjadi salah satu motor matic yang banyak diminati di Indonesia. Perawatan yang tepat tentu diperlukan untuk menjaga performa motor kesayangan tetap prima. Salah satu komponen yang perlu diperhatikan adalah pulser yang berfungsi sebagai sensor kecepatan mesin.
Ketahui warna kabel pulser Aerox 155 sangat penting agar perawatan dan perbaikan dapat dilakukan dengan benar. Artikel ini akan mengupas secara detail warna-warna kabel pulser Aerox 155 lengkap dengan fungsinya.
Warna Kabel Pulser Aerox 155:
1. Kabel Kuning (Ground)
Kabel kuning berfungsi sebagai titik pentanahan atau ground. Kabel ini terhubung ke rangka motor dan menyediakan jalur bagi listrik untuk mengalir kembali ke aki.
2. Kabel Hitam (Speed Sensor Pulses)
Kabel hitam merupakan kabel utama yang mengirimkan sinyal pulsa kecepatan dari pulser ke CDI (Capacitor Discharge Ignition). CDI menggunakan sinyal ini untuk menentukan waktu pengapian mesin.
3. Kabel Hijau (Phase Detector)
Kabel hijau berfungsi sebagai detektor fase. Kabel ini mengirimkan sinyal ke CDI untuk mendeteksi posisi piston dan mengatur waktu pengapian secara akurat.
4. Kabel Putih (Trigger)
Kabel putih berfungsi sebagai kabel trigger. Kabel ini mengirimkan sinyal pulsa ke CDI untuk memicu pengapian.
Fungsi Pulser Aerox 155:
Pulser pada Aerox 155 memiliki beberapa fungsi penting, yaitu:
1. Mendeteksi Kecepatan Mesin
Pulser berfungsi mendeteksi kecepatan mesin melalui sensor magnet yang berputar bersama poros engkol. Sensor ini menghasilkan sinyal pulsa yang dikirim ke CDI.
2. Menentukan Waktu Pengapian
CDI menggunakan sinyal pulsa dari pulser untuk menentukan waktu pengapian yang optimal. Waktu pengapian yang tepat memastikan pembakaran mesin terjadi pada waktu yang tepat, sehingga performa mesin meningkat.
3. Menstabilkan Putaran Mesin
Pulser juga berperan dalam menstabilkan putaran mesin, terutama saat gas digeber atau dilepaskan secara tiba-tiba. Hal ini dilakukan dengan mengirimkan sinyal yang sesuai ke CDI untuk menyesuaikan waktu pengapian.
Gejala Kerusakan Pulser:
Beberapa gejala berikut dapat mengindikasikan adanya kerusakan pada pulser:
- Motor sulit dihidupkan atau tidak dapat dihidupkan sama sekali
- Putaran mesin tidak stabil atau tersendat-sendat
- Performa mesin menurun
- Lampu indikator check engine menyala
Cara Mengatasi Kerusakan Pulser:
Jika Anda mengalami gejala kerusakan pulser, langkah-langkah berikut dapat dilakukan:
- Periksa sambungan kabel pulser dan pastikan terhubung dengan benar.
- Ukur resistansi kabel pulser menggunakan multimeter. Jika resistansi sangat tinggi atau tidak ada, kemungkinan besar kabel rusak dan perlu diganti.
- Ganti pulser dengan yang baru jika perlu. Pastikan untuk menggunakan suku cadang asli atau berkualitas tinggi untuk kinerja yang optimal.
Dengan memahami warna kabel pulser Aerox 155 dan fungsinya, serta mengetahui cara mengatasi kerusakannya, Anda dapat merawat motor kesayangan dengan lebih baik dan memastikan performa terbaiknya.


Close



