Bagi penggemar modifikasi motor, khususnya Honda Megapro, stroke up merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan performa mesin. Dengan memperbesar langkah piston, kapasitas silinder pun ikut bertambah, sehingga menghasilkan tenaga dan torsi yang lebih besar. Namun, menghitung stroke up tidak bisa dilakukan sembarangan. Berikut panduan lengkap cara menghitung stroke up Honda Megapro:
Pengertian Stroke Up
Stroke up adalah proses memperbesar jarak langkah piston di dalam silinder mesin. Semakin besar langkah piston, semakin banyak campuran udara dan bahan bakar yang terisi di ruang bakar. Akibatnya, tenaga dan torsi yang dihasilkan juga akan meningkat.
Cara Menghitung Stroke Up
Perhitungan stroke up melibatkan beberapa parameter berikut:
- Diameter Bore: Lebar dalam silinder mesin
- Langkah Piston: Jarak vertikal yang ditempuh piston dari Titik Mati Atas (TMA) ke Titik Mati Bawah (TMB)
- Volume Silinder: Jumlah volume ruang bakar di dalam silinder
Untuk menghitung stroke up, diperlukan rumus berikut:
Stroke Up = Volume Silinder Baru / (Diameter Bore x Pi)
Langkah-langkah Menghitung Stroke Up
Berikut langkah-langkah praktis untuk menghitung stroke up Honda Megapro:
1. Tentukan Diameter Bore
Diameter bore standar Honda Megapro adalah 56 mm. Namun, jika motor sudah pernah mengalami rebore, maka diameter bore yang digunakan harus disesuaikan dengan ukuran rebore yang telah dilakukan.
2. Tentukan Volume Silinder Lama
Rumus untuk menghitung volume silinder adalah:
Volume Silinder Lama = (Pi x Diameter Bore^2 x Langkah Piston) / 4
Untuk menghitung volume silinder lama Honda Megapro dengan diameter bore standar dan langkah piston standar 47,5 mm:
Volume Silinder Lama = (3,14 x 56^2 x 47,5) / 4 = 174,25 cc
3. Tentukan Volume Silinder Baru yang Diinginkan
Tentukan volume silinder baru yang ingin dicapai setelah proses stroke up. Volume silinder yang lebih besar akan menghasilkan tenaga dan torsi yang lebih besar pula.
4. Hitung Stroke Up
Gunakan rumus yang telah disebutkan di atas untuk menghitung stroke up:
Stroke Up = Volume Silinder Baru / (Diameter Bore x Pi)
Sebagai contoh, jika ingin mencapai volume silinder baru sebesar 190 cc:
Stroke Up = 190 cc / (56 mm x 3,14) = 10,78 mm
Artinya, langkah piston perlu diperbesar sebesar 10,78 mm dari ukuran standar 47,5 mm menjadi 58,28 mm.
Tips Tambahan
- Gunakan piston oversize yang sesuai dengan diameter bore baru.
- Periksa spesifikasi connecting rod untuk memastikan kompatibilitas dengan langkah piston baru.
- Sesuaikan rasio kompresi sesuai dengan kebutuhan.
- Lakukan penyetelan ulang timing pengapian dan karburasi setelah proses stroke up.
- Lakukan uji coba dan penyesuaian lebih lanjut untuk mendapatkan performa mesin yang optimal.
Disclaimer: Modifikasi stroke up dapat mempengaruhi keandalan dan daya tahan mesin. Disarankan untuk berkonsultasi dengan mekanik berpengalaman sebelum melakukan modifikasi.


Close



