Serba-serbi Motor: Mengenal Perbedaan As Roda Belakang Tiger dan Megapro

Hadi Saputra

Pendahuluan

As roda belakang merupakan komponen vital yang menghubungkan roda belakang dengan rangka motor. Pemilihan as roda yang tepat sangat penting untuk memastikan stabilitas dan keamanan berkendara. Dua motor yang cukup populer di Indonesia, Honda Tiger dan Honda Megapro, memiliki perbedaan signifikan dalam hal as roda belakangnya. Berikut penjelasan detail mengenai perbedaan tersebut.

Jenis As Roda

1. Honda Tiger
Honda Tiger menggunakan as roda belakang tipe solid atau padat. As roda ini terbuat dari baja padat yang memberikan kekuatan dan kekakuan yang tinggi. Tipe as roda solid umumnya ditemukan pada motor-motor dengan kapasitas mesin yang lebih besar karena dapat menahan beban yang lebih berat.

2. Honda Megapro
Honda Megapro, di sisi lain, menggunakan as roda belakang tipe hollow atau berongga. As roda ini terbuat dari aluminium yang ringan dan berongga di bagian dalamnya. Tipe as roda hollow biasanya ditemukan pada motor-motor dengan kapasitas mesin yang lebih kecil karena dapat mengurangi bobot kendaraan secara keseluruhan.

Diameter dan Panjang

1. Honda Tiger
Diameter as roda belakang Honda Tiger adalah 22 mm, sedangkan panjangnya bervariasi tergantung pada tahun produksi. Untuk Tiger lama (2003-2012), panjang as roda belakangnya adalah 460 mm, sedangkan untuk Tiger baru (2013-sekarang), panjangnya 480 mm.

2. Honda Megapro
Diameter as roda belakang Honda Megapro adalah 20 mm, lebih kecil dari Honda Tiger. Panjangnya juga lebih pendek, yaitu 440 mm. Perbedaan diameter dan panjang ini disebabkan oleh perbedaan beban dan kapasitas mesin kedua motor tersebut.

BACA JUGA  Velg Mio J Vs Mio M3: Perbedaan Mencolok yang Perlu Diketahui

Bahan dan Konstruksi

1. Honda Tiger
Seperti disebutkan sebelumnya, as roda belakang Honda Tiger terbuat dari baja padat. Konstruksi asnya cukup sederhana, yaitu batang baja yang dibentuk lurus dan kedua ujungnya diberi ulir untuk pemasangan roda dan lengan ayun.

2. Honda Megapro
Meskipun sama-sama terbuat dari aluminium, as roda belakang Honda Megapro memiliki konstruksi yang lebih kompleks. As roda ini memiliki bagian luar yang berongga dan bagian dalam yang solid. Tujuan dari konstruksi ini adalah untuk mengurangi bobot sekaligus mempertahankan kekuatan yang cukup.

Sistem Pengencang

1. Honda Tiger
Sistem pengencang as roda belakang Honda Tiger menggunakan mur dan baut. Mur ditempatkan di kedua ujung as roda, sedangkan baut digunakan untuk mengencangkan mur tersebut. Sistem ini memberikan pengencangan yang kuat dan mudah dirawat.

2. Honda Megapro
Honda Megapro menggunakan sistem pengencang yang lebih sederhana, yaitu menggunakan baut pengunci atau pin cotter. Baut pengunci dikencangkan pada salah satu ujung as roda, sedangkan pin cotter dimasukkan ke dalam lubang pada baut pengunci untuk mencegah as roda terlepas.

Kelebihan dan Kekurangan

1. Honda Tiger
Kelebihan:

  • Kekuatan tinggi
  • Kekakuan yang baik
  • Umur pakai yang lebih lama

Kekurangan:

  • Bobot lebih berat

2. Honda Megapro
Kelebihan:

  • Bobot lebih ringan
  • Hemat bahan bakar

Kekurangan:

  • Kekuatan lebih rendah
  • Kekakuan lebih rendah
  • Umur pakai lebih pendek

Kesimpulan

Perbedaan as roda belakang antara Honda Tiger dan Honda Megapro didasarkan pada kebutuhan dan karakteristik masing-masing motor. Honda Tiger yang memiliki kapasitas mesin lebih besar membutuhkan as roda yang lebih kuat dan kaku, sehingga menggunakan as roda solid yang terbuat dari baja. Sedangkan Honda Megapro yang memiliki kapasitas mesin lebih kecil memprioritaskan bobot yang lebih ringan, sehingga menggunakan as roda hollow yang terbuat dari aluminium. Pemilihan as roda yang tepat akan memastikan stabilitas dan keamanan berkendara, serta mempengaruhi performa dan umur pakai motor secara keseluruhan.

BACA JUGA  Kenali Kelebihan dan Kekurangan Porting Ninja RR Sebelum Upgrade Motor

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer