Tak Lagi Bingung, Inilah Ukuran Baut Knalpot Yamaha Aerox yang Tepat!

Hadi Saputra

Yamaha Aerox merupakan salah satu skuter matic yang cukup populer di Indonesia. Motor ini terkenal dengan performa mesinnya yang mumpuni serta tampilannya yang sporty. Namun, terkadang pemilik Aerox ingin melakukan modifikasi pada knalpot untuk mendapatkan suara yang lebih merdu atau performa yang lebih optimal.

Salah satu hal yang harus diperhatikan saat mengganti knalpot Aerox adalah ukuran baut yang digunakan. Penggunaan baut yang tepat akan memastikan knalpot terpasang dengan aman dan berfungsi sebagaimana mestinya. Berikut panduan lengkap tentang ukuran baut knalpot Yamaha Aerox:

Ukuran Baut Knalpot Aerox

Ukuran baut knalpot Aerox bervariasi tergantung pada tahun pembuatan dan tipe motornya. Secara umum, ukuran baut yang digunakan adalah sebagai berikut:

Aerox 125

  • Tahun pembuatan 2015-2020: M8 x 20 mm
  • Tahun pembuatan 2021-sekarang: M8 x 25 mm

Aerox 155

  • Tahun pembuatan 2017-2020: M8 x 20 mm
  • Tahun pembuatan 2021-sekarang: M8 x 25 mm

Aerox 160

  • Semua tahun pembuatan: M8 x 25 mm

Catatan: Ukuran baut tertera dalam format M8 x 20 mm, di mana:

  • M8 menunjukkan diameter baut sebesar 8 mm
  • 20 mm menunjukkan panjang baut sebesar 20 mm

Jenis Baut Knalpot Aerox

Selain ukuran, jenis baut knalpot juga perlu diperhatikan. Yamaha Aerox menggunakan baut knalpot tipe flange. Jenis baut ini memiliki kepala berbentuk segi enam dan dilengkapi dengan washer untuk mencegah lepasnya mur.

Bahan Baut Knalpot Aerox

Bahan baut knalpot Aerox juga penting untuk diperhatikan. Baut yang terbuat dari bahan berkualitas baik akan lebih tahan lama dan tidak mudah berkarat. Yamaha umumnya menggunakan baut berbahan baja galvanis untuk knalpot Aerox.

BACA JUGA  Ukuran Spuyer Ninja R Knalpot Racing: Panduan Lengkap

Cara Mengganti Baut Knalpot Aerox

Mengganti baut knalpot Aerox cukup mudah dilakukan sendiri. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Siapkan kunci sok atau kunci ring sesuai ukuran baut yang digunakan.
  2. Longgarkan mur yang menahan knalpot dengan menggunakan kunci sok atau kunci ring.
  3. Lepaskan baut dan washer yang terpasang pada knalpot.
  4. Ganti dengan baut baru yang berukuran dan jenis yang sama.
  5. Kencangkan mur dengan menggunakan kunci sok atau kunci ring.

Tips:

  • Gunakan kunci sok atau kunci ring yang sesuai ukuran untuk mencegah kerusakan baut.
  • Kencangkan mur dengan torsi yang tepat untuk memastikan knalpot terpasang dengan aman.
  • Gunakan baut dan washer baru untuk hasil terbaik.
  • Bersihkan permukaan knalpot dan baut sebelum memasang untuk mencegah masuknya kotoran atau debu.

Bahaya Menggunakan Baut Knalpot yang Salah

Menggunakan baut knalpot yang salah dapat menimbulkan beberapa bahaya, antara lain:

  • Knalpot dapat terlepas saat berkendara, sehingga membahayakan pengendara dan pengguna jalan lainnya.
  • Suara knalpot yang bising akibat knalpot yang tidak terpasang dengan benar.
  • Kebocoran gas buang dari knalpot, yang dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan.

Kesimpulan

Menggunakan baut knalpot yang tepat pada Yamaha Aerox sangat penting untuk memastikan keamanan, performa, dan kenyamanan berkendara. Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat dengan mudah mengganti baut knalpot Aerox sendiri dan menikmati pengalaman berkendara yang lebih optimal.

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer